Banyak orang percaya dengan istilah kemajuan. Negara harus maju, orang sekolah juga diharapkan menjadi maju, demikian juga orang hidup. Walaupun menurut saya apa yang dimaksud maju itu tentu saja berbeda satu orang dengan orang lainnya, tetapi saya pikir banyak orang menganggap kemajuan adalah sesuatu yang positif. Selain itu kemajuan juga identik dengan masa depan, walaupun tidak harus selalu demikian adanya.
Saya merasa aneh ketika saya mengunjungi tempat dimana pada masa lalu saya berada,- tentu saja lewat internet-, saya selalu merasa betapa saat ini saya ‘berjalan ditempat’. Saya tidak mengalami kemajuan yang berarti sampai detik ini. Terkadang saya merasa betapa saya malah mengalami kemunduran di beberapa hal. Dan betapa tidak enaknya menyadari hal ini. Betapa inginnya saya kembali ketempat itu, walaupun saya merasa ‘bodoh’ disana dan harus bekerja mati-matian agar tidak terlalu ‘bodoh’ lagi, saya tidak perduli, saya menyukainya, saya merasa ‘hidup’, saya merasa sedang ‘berlari’ menuju suatu titik di depan…
Mungkin saya adalah korban dari nilai yang saya anut. Kemajuan itu apa?
Mungkin ini?
detikhot.com memberitakan putri Indonesia 2006 sudah lama belajar bahasa Inggris untuk persiapan mengikuti kontes ratu sejagad.
Gambar kartu pos: tempat ketemuan (judul versi saya, oleh Dan Karran) dipinjam dari sini.
2 Tanggapan
Februari 7, 2007 pukul 3:57 am
lagi merasa ‘kosong’, bi?
aku gak percay kalo bibi merasa ‘mundur’. lha buktinya jalan2 terus, muter2 setengan belahan bumi gitu lhoh
Februari 8, 2007 pukul 8:25 pm
für venus: karena muter-muter jadinya ya gini ini… pusing sendiri….
) .