Juni 26, 2007...5:59 pm

SG BBK

Lompat ke Komentar

Malam hari, pulang dari bekerja dan harus menghadapi jalanan yang macet merupakan uji kesabaran yang sangat menyiksa buat saya. Karena itu, kadang saya mampir kesuatu tempat untuk mengisi perut sambil menunggu jalan agak lebih manusiawi untuk dapat di lewati.

Di depan TIM, Cikini merupakan satu dari beberapa tempat yang saya suka. Duduk ngelesot di depan pintu gerbang sambil melihat lalu lintas yang ramai dan tentu saja makan. Salah satu makanan yang saya gemari disini adalah Sego Krawu alias Nasi Bebek.

Nasi bebek ini berupa nasi dengan taburan Serundeng daging bebek atau ampela-ati bebek plus 2 iris mentimun dan sambel. Gerobak pedagangnya tepat berada didepan pintu masuk TIM, tapi kalau sedang ada tramtib maka gerobaknya berada di sebelah kiri depan gerbang utama. Letak gerobaknya membelakangi jalan raya, jadi tulisan nasi bebek-nya justru menghadap ke dalam TIM.

Saya pikir bukankah lebih menguntungkan jika gerobaknya menghadap jalan raya saja, sehingga tulisan nasi bebek bisa mudah dikenali oleh orang yang lewat. Akan tetapi menurut pendapat pedagangnya yang dandanannya mirip Ariel Peterpan itu, justru posisi ini yang menguntungkan karena para pelanggan nasi bebek ini datang dari arah dalam bangunan TIM, bukan dari arah jalan raya. Ok deh Ariel…..

Gambar kartu pos: udah ngantuk, males naruh gambar…..

& Komentar


Tinggalkan Balasan