Juli 5, 2007...3:06 am

rumah kaca

Lompat ke Komentar

Salah satu buku yang termasuk dalam Buru tetralogi-nya Pramoedya Ananto Toer berjudul Rumah Kaca. Rumah kaca (tentu saja menurut interpretasi saya) merupakan sebuah tempat dimana gerak-gerik orang-orang di dalamnya dapat di amati oleh orang lain dengan jelas, seperti tinggal di dalam rumah kaca.

(Internet, dan juga) Blog bisa mempunyai efek seperti tersebut diatas untuk orang-orang yang “tinggal didalamnya”. Si A sedang girang karena mendapatkan kenalan baru, si B sedang kesal karena berseteru dengan bosnya, sedangkan si C sedang senang dan bangga bukan kepalang karena berhasil jalan-jalan ke luar negeri.

Informasi pribadi mengenai si A, B, dan C ini seperti: status perkawinannya apa, memiliki anak berapa, bekerja dimana, sebagai apa, hobynya apa, dekat dengan siapa saja bukan mustahil bisa didapatkan. Tetapi tentu saja cara membaca informasi ini yang mungkin perlu di proses lagi karena semuanya merupakan representasi yang ingin di tampilkan oleh si A, B, dan C ini, suatu kesan yang ingin disampaikan oleh si A, B, dan C kepada para pembaca blognya. Kesan tentang si A, B, dan C di dalam kehidupannya di dunia “maya”, bukan “nyata”. Walaupun tidak sedikit yang mempunyai kehidupan “nyata” dan “maya” tidak jauh berbeda.

Selamat menikmati rumah kaca di depan anda!

& Komentar


Tinggalkan Balasan