Oktober 5, 2007...5:23 pm

Wajah kinclong

Lompat ke Komentar

photo-32.jpgAda 2 buah iklan produk kosmetik versi televisi dari sebuah produsen kosmetik yang membuat saya mengeryitkan dahi. Pertama adalah krim anti penuaan, yang kemasannya berwarna merah. Iklan ini mengusung kalimat: lihat perubahan pada suami anda 7 hari lagi. Scene yang terlihat di layar adalah sepasang manusia, perempuan dan laki-laki, di tempat tidur. Posisi si laki-laki makin lama makin mendekat ke si perempuan, asumsinya setelah memakai produk ini selama 7 hari, maka wajah si perempuan menjadi terlihat lebih terawat (atau muda?) sehingga si laki-laki menjadi sayang karenanya.

Kedua adalah sabun cuci muka penghilang noda bekas jerawat. Kalimat utamanya adalah: bukalah jalan untuk cintamu. Digambarkan seorang perempuan remaja mendadak didekati oleh banyak laki-laki remaja. Asumsinya setelah memakai produk ini, wajahnya menjadi kinclong, sehingga menarik perhatian banyak laki-laki remaja.

Jika memang yang di gambarkan di iklan tersebut benar adanya, saya jadi bertanya-tanya. Apakah memang perempuan hanya layak di hargai sekadar pada penampakan luarnya saja?

Saya berpendapat bahwa walaupun audience, penonton iklan di televisi itu tidak pasif dan tidak mudah di bodohi begitu saja, tetapi tetap saja apa yang di tayangkan oleh televisi paling tidak pernah melintasi kepala penontonnya. Jangka panjangnya, jika iklan dengan isi seperti yang saya gambarkan diatas dianggap sukses mempromosikan produknya, maka iklan sejenis (dengan isi dan ide yang sejenis) ada kemungkinan akan di buat. Ketika di produksi secara berulang-ulang, orang akan terbiasa dengan ide yang diusung: perempuan hanya layak di hargai sebatas penampilan fisiknya saja. Selanjutnya ide ini bukannya tidak mungkin yang melintas di kepala baik para perempuan dan para laki-laki.

Memang itu salah satu kemungkinan yang ada di kepala saya saat ini. Kemungkinan lain pasti tetap ada. Tetapi saya memutuskan untuk tidak akan memakai produk dari produsen yang mempunyai 2 iklan tersebut diatas. Kalau saya membutuhkan produk sejenis, saya memilih untuk penggunakan produk dari produsen lain. Paling tidak saya tidak menambah angka penjualan produsen ini, sehingga tidak mendukung iklan sejenis di produksi lagi.

Saya percaya bahwa hal besar di mulai dari hal yang kecil, dan mulailah dari diri sendiri.

Komentar teman saya: Kamu tidak memakai produk itu karena: “Walaupun pakai, wajahmu tetap tidak akan berubah kinclong… jadi percuma…”

huh!

Gambar kartu pos: Wax mobil, juga membuat kinclong!

5 Komentar


Tinggalkan Balasan