Membaca komentar Tito di sini, saya jadi ingat obrolan dengan teman-teman sekelas mengenai iklan-iklan yang kita pikir tidak masuk akal beberapa bulan yang lalu. Tentu saja tidak masuk akal untuk kami, mungkin masuk akal untuk orang lain. Salah satu iklan itu adalah iklan deodorant.
Dalam iklan yang kami maksudkan, digambarkan bahwa memiliki ketiak yang basah alias basket (basah ketek) adalah sesuatu yang memalukan. Hal ini saya (dan beberapa teman) anggap sebagai hal yang terlalu mengada-ada. Ada beberapa alasan untuk mendukung argumen ini. Pertama, saya saat ini hidup di Jakarta dan sekitarnya yang mana iklimnya adalah tropis, dengan tingkat humidity yang cukup tinggi. Suhu rata-rata perharinya berkisar pada 30 derajat Celcius keatas. Kedua, saya harus berkegiatan dalam suhu tersebut, termasuk berjalan diudara terbuka, mengejar bis dan angkot yang tidak ada AC nya. Ketiga, saya juga harus berkegiatan di dalam ruangan yang tidak ber-AC. Jadi, meskipun saya selalu memakai deodorant dari produsen yang mencibir orang basket, nyatanya tetap saja saya harus berganti pakaian (biasanya bagian atasnya saja, alias kemejanya) sebelum bekerja agar tidak sakit, karena tidak hanya bagian bawah lengan yang basah, tetapi juga punggungnya.
Saya kurang memahami ide muluk-muluk yang dijual oleh produsen deodorant ini, yaitu mengubah paradigma penghuni daerah tropis untuk malu berkeringat. Seingat saya, ketika saya tinggal dinegara non-tropis dengan 4 musim, pada musim panas orang-orang juga berkeringat. Teman-teman mahasiswa saya baju atau t-shirt nya di bagian bawah lengan dan kadang bagian lain seperti punggung juga basah, terutama setelah mereka berkegiatan di luar ruangan. Saya tidak bertanya apakah mereka merasa risih atau tidak dengan keringat yang menempel di baju mereka, karena menurut saya hal itu biasa, dan mereka saya lihat juga tidak merasa kikuk ketika berkeringat di kampus, juga ketika dikelas. Bahkan saya masih ingat kata seorang teman yang berasal dari Inggris, dia merasa sehat ketika berkeringat.
Menurut pendapat saya yang penting adalah menjaga kebersihan badan. Mandi minimal pagi atau sebelum berkegiatan dan sebelum beristirahat pada malam hari. Memakai pakaian yang bersih dan nyaman dipakai di daerah tropis, sehingga orang disekitar kita tidak terganggu dengan bau dari badan kita. Memakai wewangian jika perlu. Kalau memang situasi dan kondisi disekitar kita mendorong kita untuk berkeringat dan itu memang suatu proses alamiah untuk menstabilkan suhu tubuh, mengapa harus di cegah?
Tetapi tentu saja ada juga segmen yang memang benar-benar bisa membuktikan kehebatan produk ini untuk mencegah ketiak berkeringat. Keluar rumah yang ber AC, langsung naik mobil (di garasi) yang ber AC, turun dari mobil langsung masuk ke tempat tujuan yang juga ber AC. Terkadang suhu pengatur ada di angka 16 derajat Celcius, mirip suhu pada saat musim semi di Eropa. Kalau semua tempat tertutup di beri AC, pantas saja tempat saya berkegiatan yang tidak ber AC menjadi semakin panas…. dan semakin berkeringatlah saya…
Mungkin berkeringat itu dianggap tidak cool, karena milik kelas pekerja seperti saya yang hanya bisa menikmati fasilitas untuk kaum proletar.
Cegahlah ketiak agar tidak berkeringat, dengan cara apapun, karena kalau ketiak basah oleh keringat itu suatu aib yang memalukan!
Gambar kartu pos: obat anti-aib.
8 Tanggapan
Oktober 6, 2007 pukul 10:43 pm
kalo menurut saya sih, bi…berkeringat itu sehat dan manusiawi. yang gak boleh itu kalo keringatnya berlebihan dan…bau
Oktober 8, 2007 pukul 2:04 am
setuju…. keringetan kok dilarang…
Oktober 8, 2007 pukul 4:04 am
iya berkeringat itu sehat kok, klo bisa alami kan bagus, drpd buang2 duit buat cr keringat mandi sauna
Oktober 10, 2007 pukul 3:04 pm
für venus: kalau bau wangi….
für neng: buang sampah sembarangan aja yg dilarang ya jeng…
für aprikot: iya, mau keringetan aja musti bayar, mana panas dan pengap lagi….
Oktober 20, 2007 pukul 9:43 pm
nggak keringetan dalam waktu lama malah buruk buat kesehatan badan. setuju, keringetan tuh normal dan biasa aja.
salam kenal ya bibi.
November 6, 2007 pukul 2:06 pm
harusnya saya yang posting ini. wah materi apik, je
November 7, 2007 pukul 2:00 am
Hihihi..gw kepengen tuh yang keteknya bersih en putih dan tidak berkeringat..huahuahua
November 7, 2007 pukul 7:28 pm
für fm: salam kenal juga Fitri…
?
für tito: senasib sama saya, harus ‘lari-lari’ di Jakarta
für stey: …wangi, cool, keren,…..