Saya beberapa kali menanyakan ke teman-teman sekelas ketika membahas suatu topik: apa yang ada di benak kalian jika mendengar kata ‘……’?
Jawabannya selalu menarik buat saya, karena sering kali beragam, terkadang di luar dugaan saya. Tentu saja jawabannya tergantung kepada pengetahuan, pengalaman, dan latar belakang orang-orang yang saya tanya.
Ketika mendengar kata ‘isu-isu perempuan’ yang terlintas di kepala saya adalah tentang persoalan buruh perempuan migran, masalah ketimpangan gender, masalah kekerasan dalam rumah tangga, masalah perempuan dalam media massa, dll, dll, dll.
Membosankan?!
Ternyata saya lupa, ada isu perempuan lainnya: tentang tas-tas ber-merk dan mahal, tentang mode terbaru, tentang produk-produk perawatan wajah dan tubuh yang sedang trend dan bisa di dapatkan di pusat-pusat pertokoan fancy di kota-kota besar, tentang gadget yang sedang digandrungi oleh para perempuan di kota-kota metropolitan, dll,dll…
Oh, suara baru? Saya merasa ‘so yesterday‘, uh!
Gambar kartu pos: bye bye de Beauvoir
4 Komentar
Nopember 17, 2007 pukul 1:54 am
oops ada satu lagi, polyvore.com, itu issue perempuan yg paling saya gandrungi
Nopember 18, 2007 pukul 4:21 pm
issue perempuan…gimana kalo kita ngegossip aja? itu kan ya, kan gini ya ceritanya….si maia ahmad itu kan ya…halah!
Nopember 25, 2007 pukul 3:08 pm
temanya masih feminist ya mbak. Saya jadi celingak-celinguk kalau maen di sini. Takut kalau laki-laki sendiri. Itu kata’…..’. itu apa?
Nopember 27, 2007 pukul 6:51 pm
für aprikot: hehhehe…mengingatkan saya pada mainan saya waktu kecil, namanya kalau tidak salah: bongkar-pasang
.
.
.
.
für venus: eh iya lho jeng, si maia itu khan..bla…bla…
für dok!: lah, itu sir yang suka ndobos berani duduk dikelas selama 1 term sebagai satu-satunya lelaki di kelas gender
’so yesterday’ itu saya ambil dari film Arisan!. Kata teman saya artinya udah ketinggalan jaman