Juni 3, 2008

beribu ‘kok’

Adik saya yang sedang belajar di London pernah dengan muka bingung menceritakan tentang diskusinya dengan beberapa temannya di dapur asramanya. Diskusi itu diawali dengan pertanyaan kepada adik saya: untuk apa kamu berdoa?
Pertanyaan itulah yang membingungkan adik saya. Dia merasa aneh ketika ditanya demikian. Katanya biasanya selama dikampungnya dia ditanya: kok nggak berdoa? kok nggak ketempat [...]