Adik saya yang sedang belajar di London pernah dengan muka bingung menceritakan tentang diskusinya dengan beberapa temannya di dapur asramanya. Diskusi itu diawali dengan pertanyaan kepada adik saya: untuk apa kamu berdoa?
Pertanyaan itulah yang membingungkan adik saya. Dia merasa aneh ketika ditanya demikian. Katanya biasanya selama dikampungnya dia ditanya: kok nggak berdoa? kok nggak ketempat ibadah? dan beribu ‘kok’ yang menanyakan kenapa dia tidak beribadah.
Saya jadi geli, dan bertanya ke adik saya: kok kamu bingung? selama ini kenapa kamu berdoa? kenapa kamu punya agama? jadi selama ini kamu nggak tau kenapa kamu beribadah?
Dia nyengir, katanya: ya…. kok ditanya alesannya segala sih….
Loh, penting itu… penting! Biar kamu tidak asal dalam bertindak, belum tentu apa yang kamu anggap baik dan benar itu juga baik dan benar buat orang lain… iya toh, iya toh?
Welcome to the ‘broader world’ ‘bro!
Nikmati dunia barumu yang lebih luas ini, semakin hari akan semakin luas lagi, semakin menarik dan menyenangkan.
Buruan cari tiket kesini, disini gayanya lain lagi, mumpung cuacanya cerah…..
4 Komentar
Juni 4, 2008 pukul 5:14 am
kok belum majang foto si kecil sih ….
*hehehe.. gak nyambung yak…*
Juni 4, 2008 pukul 6:50 am
padahal memang tiap orang pasti ber-ibu . .
termasuk si kecil . . . . . . . oek3 . .
Juni 4, 2008 pukul 10:48 am
beribu ‘kok’ nya ga usah diambil pusing kali
Juni 6, 2008 pukul 6:02 pm
für nengjeni: eh nganu mbak, takut ngetop kayak uni foto model itu… hehehhe…
für ebeSS: ini nangisnya gak oek2 tapi : oerrrrr…oerrrr… kenceng banget ‘beSS
für aprikot: yoi