Walaupun banyak yang tidak tahu secara pasti, tetapi akhir-akhir ini kata neolib banyak diperbincangkan. Saya sendiri tidak tahu artinya secara pasti, saya belum pernah membaca buku tentang hal ini. Tetapi dari diskusi dan perdebatan yang ada di media, kata ini berkaitan dengan peranan pemerintah, perekonomian suatu negara (Indonesia), dan paham pro-pasar. Kelihatannya kata neolib kemudian [...]
Entries Tagged as ‘buku catatan bibi’
Maret 4, 2009
Winter wonderland
Hari senin yang lalu cuaca di sekitar Washington D.C berubah menjadi sangat dingin sekali. Suhu tertinggi -2 derajat Celcius dan terendah mencapai -11 derajat Celcius, terjadi badai salju sehingga salju tebal menumpuk diberbagai tempat.
Cuaca yang tidak seperti biasa pernah saya alami beberapa kali dibeberapa tempat yang berbeda. Pertama saya mengalami hujan salju di London pada [...]
Maret 4, 2009
Dunia maya
Saya adalah salah seorang yang sangat diuntungkan dengan kemajuan teknologi di dunia maya. Internet melancarkan komunikasi saya dengan teman-teman & keluarga. Dunia ajaib itu juga mempertemukan saya dengan banyak teman-teman lama yang sudah bertahun-tahun terputus tali silaturahminya karena alasan jarak.
Forum-forum di dunia maya kemudian menjadi tempat ngobrol dan bercanda antar teman. Saling bertanya kabar dan [...]
Januari 1, 2009
tidak janji
Tahun baru seringkali di hubungakan dengan kata resolusi, new year resolution(s), janji, tekad untuk memperbaiki hidup. Tetapi kebanyakan yang saya tahu resolusi yang dibuat seringkali berkaitan dengan: menurunkan berat badan, mau berolahraga, mau bangun lebih pagi, dll yang menurut saya identik dengan kerja keras.
Kok jarang ya yang membuat janji: mau lebih santai, mau lebih [...]
November 2, 2008
Gusti Allah mboten sare
Ibu saya dulu pernah menghibur saya saat sedang kecewa dengan kalimat: Gusti Allah mboten sare. Kalimat itu bisa diartikan secara bebas dengan Tuhan tidak (pernah) tidur. Ibu saya mengintepretasikannya dengan: Tuhan itu Maha tahu apa yang di kerjakan manusia, baik dan buruk. Jadi ibu saya berusaha mengatakan : kalau kamu di jahati, dikecewakan orang, ya [...]
September 1, 2008
Selamat berpuasa ‘Kak!
Untuk Kakak, keponakan saya
Selamat berpuasa, jangan lupa untuk menghormati adik yang tidak berpuasa. Dengan begitu semoga puasamu menjadi lebih ringan dan tidak sekedar menahan haus dan lapar.
Salam
gambar kartu pos: bunga mawar dari kebun bibi
Agustus 31, 2008
hai!
Membaca bagi saya adalah sebuah kebutuhan. Ibu saya adalah orang yang saya anggap sangat berjasa telah membuat buku menarik untuk saya. Dulu, ketika saya dan adik masih kanak-kanak dibawah lima tahun, ibu selalu membacakan cerita dari majalah Bobo yang dibelinya di pasar seminggu sekali menjelang kami tidur. Saya pada saat itu seringkali merasa tidak puas [...]
Juli 31, 2008
cita-cita…
Kakak, salah satu keponakan saya memberitahu saya dengan bangga bahwa dia sudah tahu akan menjadi apa jika besar nanti. Dia ingin menjadi dokter kulit. Wah… kakak benar-benar bisa menganalisa kebutuhan pasar saat ini, kata saya.
Ternyata kakak punya alasan lain. Dia mengatakan bahwa menjadi dokter kulit lebih mudah daripada menjadi dokter umum. Menjadi dokter kulit [...]
Juli 26, 2008
lagi ngapain Neng?
Kata ibu saya, anak itu ibaratnya Kencono Wingko dimata orangtuanya. Sesuatu yang istimewa, seperti emas, walaupun pada kenyataannya (hanya) sesuatu yang biasa saja, tidak lebih istimewa dari anak-anak lainnya, seperti pecahan genting. Tidak jarang saya terlibat pembicaraan (menjadi pendengar tepatnya) dengan beberapa orang tua yang dengan semangat dan tanpa bosannya mendefinisikan betapa istimewanya putra dan [...]
Juni 6, 2008
Beri saya subsidi…
Di kampung yang saya tempati sekarang ini pemerintahnya tidak melakukan subsidi BBM. Menurut kategori di kampung yang saya tempati sekarang ini pendapatan resmi keluarga saya di masukkan kedalam golongan miskin. Bingungkah saya?
Bingung karena isi dompet mepet,iya! Tapi kalo bingung karena harga bensin mencapai $4 per gallon (sekitar 3,78 liter), tidak. Saya toh tidak mempunyai mobil. [...]